Tanda kebesaran ilahi

21/02/2007 08:35 WIB
Sehari Muncul Awan ‘Allah’, Angin Puting Beliung Melanda
Arifin Asydhad – detikcom

Jakarta – Bagi Andie Wibianto, munculnya awan berlafal Allah dan Muhammad berisikan pesan bagi umat manusia. Sebab, sehari setelah munculnya awan berlafal Allah itu, angin puting beliung melanda kawasan Ciputat, Tangerang dan Cinere, Depok.

“Pada hari Minggu (18 Februari), ada angin puting beliung yang melanda di dekat perumahan saya,” kata Andie, warga perumahan Pesona Legoso Indah, Ciputat, Tangerang, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (21/2/2007).

Angin puting beliung ini melanda Ciputat dan Cinere cukup dahsyat. Banyak pohon yang bertumbangan akibat angin puting beliung ini. “Ada pohon besar di dekat rumah saya yang roboh,” kata dia.

Di mata Andie, penampakan awan bertuliskan Allah dan Muhammad ini sebagai pesan dari Allah SWT kepada umat manusia untuk selalu dekat dengan-Nya. Tapi, kadang manusia tidak mau melihatnya sebagai pesan dari Yang Maha Kuasa.

Andie juga mengungkapkan penemuannya tentang fenomena alam yang lain. Dia juga agak terkejut ketika di sekitar rumahnya dan daerah-daerah lainnya muncul
miliaran kupu-kupu dan capung akhir-akhir ini. “Waktu saya di Ciledug Indah, saya juga melihatnya dan memotretnya,” ujar dia.

Dia tidak tahu mengapa banyak kupu-kupu dan capung yang bermunculan. Namun, dia menduga kupu-kupu dan capung ini sedang bermigrasi dari arah pantai. Tapi,
dia tidak tahu maknanya. (asy/nrl)


Awan Berlafal ‘Allah’ Terlihat di Langit Ciputat

Arifin Asydhad – detikcom

Inilah awan berlafal Allah (foto: dok. Andie Wibianto)
Jakarta – Setelah jilatan api berlafal ‘Allah’ di lumpur Lapindo dan terong ajaib bertuliskan ‘Allah’ di Bekasi, kali ini muncul awan yang membentuk tulisan ‘Allah’ dalam bahasa Arab. Awan ini terlihat di atas Ciputat, Tangerang pada Sabtu, 17 Februari 2007.

Adalah Andie Wibianto, salah seorang warga Pesona Legoso Indah, Ciputat, yang melihat dan mengabadikan awan ini. “Begitu saya melihatnya, saya langsung berucap subhanallah. Ini kebesaran Allah,” kata Andie saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (21/2/2007).

Kebetulan sekali, saat melihat awan ‘Allah’ ini, Andie sedang menenteng kamera digital Fuji FinePix S5600 yang baru dibelinya tiga bulan lalu. Jepret, jepret! Awan bertuliskan Allah itu pun sangat terlihat di layar kameranya.

Andie mengaku melihat awan itu secara tidak sengaja. Saat itu, Sabtu pagi, dirinya mencoba jalan pagi di sekitar rumahnya. Langkahnya terhenti di sebuah musala kecil di dekat kompleks perumahan.

“Saya menghampiri musala kecil itu dan memotret lafal Allah di musala itu. Setelah keluar dari musala, saya tiba-tiba terdongak ke atas langit. Saat itulah, saya melihat awan bertuliskan Allah. Seakan-akan ada yang menggerakkan saya untuk melihat ke langit,” kata pria yang aktif di e-learning ini.

Awan berlafal Allah ini tampak tidak lama, karena awan itu lama-lama memudar berubah bentuk. Awan berlafal Allah itu hanya terlihat sekitar 10 menit, dari pukul 10.15 hingga 10.25 WIB di atas perumahan Pesona Legoso Indah.

Apa makna dari awan berlafal Allah yang dilihatnya? “Ini menunjukkan kebesaran Allah. Ini tanda-tanda yang dikirimkan Allah kepada manusia,” ujar Andie yang mengaku sudah menanyakan hal ini kepada ustadz yang sering mengaji bersamanya.(asy/asy)

Awan Berlafal ‘Allah’ Didampingi Awan Berlafal ‘Muhammad’
Arifin Asydhad – detikcom

Jakarta – Andie Wibianto mempercayai munculnya awan berlafal ‘Allah’ di langit Ciputat, Tangerang merupakan salah satu kebesaran Allah SWT. Apalagi, Andi melihat awan berlafal Allah itu bersanding dengan awan berlafal ‘Muhammad’.

“Di sebelah kiri awan berlafal Allah, sebenarnya ada awan berlafal Muhammad. Tapi, saya tidak berhasil memotretnya,” kata Andie saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (21/2/2007).

Andie melihat awan berlafal ‘Allah’ dan ‘Muhammad’ dalam tulisan Arab itu di kaki langit sebelah barat daya di atas perumahan Pesona Legoso Indah, Ciputat, Sabtu, 17 Februari 2007 lalu. Awan itu terlihat olehnya selama 10 menit dari pukul 10.15 hingga 10.25 WIB.

Kebetulan saat itu Andie menenteng kamera digital Fuji FinePix S5600 dan menjepret awan lafal ‘Allah’. “Awan bertuliskan Muhammad gagal saya jepret, karena keterbatasan pandangan dan jarak tembak kamera. Hal ini disebabkan
juga karena lafal Muhammad itu terlalu menghujam ke Bumi,” aku Andie.

Tidak lama setelah melihat keaijaiban awan itu, Andie berkonsultasi kepada guru ngajinya. “Dan pak ustadz bilang, biasanya kalau ada penampakan Allah selalu diiringi dengan Muhammad. Dan inilah yang saya lihat,” kata dia.

Setelah melihat awan berlafal Allah dan Muhammad, pada Minggu (18/2/2007) pagi, Andi juga mencoba keluar rumah dan melihat ke atas langit. Lagi-lagi dia menemukan awan berlafal ‘La’ dalam huruf Arab. Ada kemungkinan ada awan berbentuk ‘La Ilaha Illallah’. Namun, pesan awan itu tidak terlalu jelas. (asy/asy)

2 Tanggapan to “Tanda kebesaran ilahi”

  1. subhannallah…maha besar Alloh…Alloh selalu menginggatkan manusia agar selalu menginggatNya di setiap hepasan nafas…karena Alloh maha pengasih lagi maha penyayang…

  2. kebesaran ilahi terdapat dimana mana , yang sedrehana saja ada pertanyaan : coba terangkan kepada saya bagaimana rasa manis itu ?
    jelas manusia tidak bisa menerangkan
    pertanyaan lagi : mengapa bentuk dan rasa durian atau jeruk di indonesia dan vietnam sama ? siapa yang membuat aksioma ?
    pertanyaan lagi :teori bumi berputar pada sumbunya , sumbunya terbuat dari apa ? sehingga bisa bertahan ,stabil dan tetap ! Subhanallah …….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: