Hajat BI menguasai Peruri

pencetakan uang akan ditenderkan, Yayasan BI sebagai pemenang?

Hubungan Bank Indonesia dan Departemen Keuangan saat ini makin panas. Kedua lembaga ini kini saling mengadu kekuatan untuk menguasai Peruri.

Seperti diketahui, posisi direksi Peruri tak lama lagi akan kosong karena habis masa jabatannya September mendatang. Kosongnya kursi empuk ini dipandang sebagai peluang bagi BI untuk menguasai Peruri, yang memang sejak lama ingin dikontrolnya.

BI pun mengajukan tiga kandidat nama yang semuanya berasal dari internal Bank sentral tersebut. Apesnya, beberapa waktu yang lalu tiga nama ini ditolak mentah-mentah oleh Menkeu
Sri Mulyani.

Depkeu menilai Bank Sentral sudah terlalu banyak memegang kekuasaan yang ujung-ujungnya membuat lembaga ini melempem dan ladang korupsi.

Hal lain yang menjadi persoalan, tersiar kabar bila Yayasan BI memiliki saham di perusahaan percetakan swasta di negeri ini juga ingin menikmati kue hasil pencetakan uang, makanya banyak pihak yang menuding bila kengototan BI untuk menguasai Peruri tidak lain sebagai upaya untuk men-tenderkan pencetakan uang dimasa mendatang, yang ujung-ujungnya masuk ke yayasannya sendiri.

Selain itu, Depkeu juga mempersoalkan mengenai nama BI dan tanda tangan gubernur BI di mata uang rupiah. Karena seharusnya didalam mata uang negara yang tercantum adalah nama Republik Indonesia dan tanda tangan presiden sebagai Kepala Negara.

Langkah Depkeu untuk menghadang BI menguasai Peruri sudah sangat tepat. Kita masih ingat bagaimana krisis negara ini yang juga bagian dari dosa besar BI, begitupun dengan kasus BLBI. Kini lembaga ini juga sedang diawasi terkait dengan kasus suap terhadap para anggota dewan dalam pembahasan Undang-Undang. Maka tentu tidak boleh dibiarkan niat BI untuk menguasai Peruri.

2 Tanggapan to “Hajat BI menguasai Peruri”

  1. tgl 29/11/2014 pakai garuda dari jakarta ke banjarmasin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: