Dua Pesawat Nyaris Bersinggungan di Udara

Nograhany Widhi K – detikcom

Jakarta – Peritiwa nyaris celaka menimpa 2 pesawat maskapai nasional, AdamAir KI 237 dan Garuda Indonesia GA 156. KI 237 dan GA 156 nyaris bersinggungan di atas ketinggian 10 ribu kaki. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah dilapori hal ini.

Peristiwa ini terjadi di atas langit Jakarta, Minggu 26 Agustus 2007, sekitar pukul 16.30 WIB. Seperti dituturkan sumber detikcom Selasa, 28 Agustus 2007, saat itu pesawat AdamAir KI 237 terbang pada ketinggian 20 ribu kaki.

Ketika itu, KI 237 yang terbang di ketinggian 20 ribu kaki diperintah Air Traffic Controller (ATC) untuk turun pada ketinggian 8 ribu kaki. Saat sampai pada ketinggian 16 ribu kaki, perintah turun 8 ribu kaki tersebut diralat ATC untuk turun hanya sampai 10 ribu kaki.

Pada saat itu, di titik koordinat yang sama terbang GA 156 dengan ketinggian 9 ribu kaki, menurut perintah ATC. Menurut sumber itu, saat itu GA 156 terbang melebihi 9 ribu kaki hingga mencapai 10 ribu kaki.

KI 237 yang saat itu mencapai 12 ribu kaki juga turun hingga ketinggian 11,5 ribu kaki. Adanya pesawat GA 156 yang hanya berjarak sekitar 1 kaki di bawah KI 237 urung turun lagi pada 10 ribu kaki demi menghindari singgungan. Sehingga pada ketinggian 11,5 ribu kaki, pesawat KI 237 langsung menambah ketinggiannya kembali.

Pihak Angkasa Pura II yang mengelola Bandara Soekarno-Hatta melalui Kepala Humas M Wasfan mengatakan belum mendengar adanya peristiwa itu. “Nanti akan saya cari informasinya,” tutur Wasfan ketika dihubungi detikcom, Selasa (28/8/2007).

Sementara itu pihak Garuda melalui Direktur Operasional Ari Sapari mengatakan belum menerima informasi itu. “Dalam kasus ini saya belum menerima informasinya,” kata Ari.

Jika benar insiden itu memang ada, lanjutnya, Ari menyesalkan mengapa informasi semacam itu bisa sampai ke publik. Padahal, lanjut dia, kasus semacam ini harusnya bersifat internal, dan perlu beberapa aturan untuk sampai ke publik. “Ada etika-etika dalam penerbangan yang harus dipatuhi,” kata Ari.

Pihak AdamAir melalui Kepala Komunikasi AdamAir Danke Drajat membenarkan kejadian tersebut karena menerima laporan tertulis dari pilotnya.

“Kita menerima laporan dari pilot kita, dan kita serahkan permasalahan ini kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU). Biar KNKT dan DSKU yang melakukan investigasi,” kata Danke. (nwk/asy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: